Berjuang dan Bertahan di Dunia Brutal The Ascent

Berjuang dan Bertahan di Dunia Brutal The Ascent
0 0
Read Time:5 Minute, 38 Second

Neon Tanpa Aturan: Berjuang dan Bertahan di Dunia Brutal The Ascent

Di tengah tumpukan kabel, lampu neon berkedip, dan suara mesin berat, ada satu kenyataan pahit: semua orang hidup di bawah kontrol korporasi. Hingga tiba hari keruntuhan. The Ascent membawa pemain ke dalam dunia futuristik yang rusak, padat, dan penuh konflik. Kamu bukan pahlawan. Kamu hanya buruh biasa, berusaha bertahan ketika semua kekuasaan jatuh dan kekacauan mengambil alih.

Game ini menggabungkan tembak-menembak intens, RPG ringan, dan eksplorasi kota cyberpunk yang sangat detail. Bukan hanya tentang senjata dan kekuatan, tapi tentang siapa yang bisa bertahan saat sistem yang menopang hidupmu ambruk.


1. Dunia Veles: Megastruktur, Sampah, dan Kesempatan

Kamu hidup di Veles, sebuah kota dalam arcology raksasa—struktur tertutup yang menampung seluruh populasi dalam satu sistem vertikal. Veles dulunya dikendalikan oleh The Ascent Group, korporasi besar yang mengatur segalanya, dari pekerjaan sampai kehidupan sehari-hari. Tapi ketika korporasi itu bangkrut secara misterius, semua sistem mulai runtuh.

Tanpa hukum, tanpa pemimpin, dan tanpa struktur yang menopang, Veles berubah menjadi medan perang antara faksi kriminal, militer swasta, dan rakyat biasa yang putus asa.


2. Karakter Utama: Si Buruh yang Dipaksa Bertarung

Kamu bermain sebagai seorang “indent”—pekerja kontrak dengan status nyaris budak. Identitasmu kosong. Tujuanmu awalnya sederhana: bertahan hidup. Tapi dalam kekacauan pasca-korporat, kamu perlahan dipaksa memilih sisi, bertarung untuk pengaruh, atau sekadar mencoba keluar hidup-hidup dari konflik antar faksi yang brutal.

Di balik tampilan cyber-enhancement, kamu tetap manusia biasa. Tapi kemampuanmu bisa di-upgrade, dan keputusanmu menentukan apakah kamu akan jadi pahlawan, bajingan, atau sekadar bangkai di lorong belakang pasar bawah tanah.


3. Sistem Pertarungan: Kekacauan yang Elegan

The Ascent menggunakan perspektif isometrik dan sistem twin-stick shooter. Artinya kamu bisa bergerak dan menembak secara bebas ke segala arah. Tapi bukan hanya soal menembak. Game ini memperkenalkan sistem “elevation fire”, memungkinkanmu menembak di atas rintangan, menggunakan cover, dan melompat antar posisi.

Setiap senjata punya karakteristik: dari SMG cepat, shotgun brutal, hingga railgun berdaya tinggi. Senjata-senjata itu bisa dimodifikasi dan dikombinasikan dengan augmentasi tubuh yang memberimu kekuatan tambahan seperti drone tempur atau pukulan berenergi plasma.


4. Augmentasi & Build Karakter

Ada banyak jenis augmentasi tubuh yang bisa kamu aktifkan. Beberapa memberi efek defensif, seperti perisai atau regenerasi. Beberapa lainnya bersifat ofensif, seperti ledakan area, kontrol pikiran, atau telekinesis. Semua ini dapat dikombinasikan untuk membuat karakter yang sesuai dengan gaya mainmu: tank, assassin, support, atau DPS jarak jauh.

Point distribusi juga memengaruhi statistik: akurasi, health, kecepatan reload, dan cooldown skill.


5. Kota yang Hidup dan Menyesakkan

Veles bukan sekadar latar belakang. Kota ini sangat hidup—penuh warga sipil, robot, pasar gelap, kawasan elit, dan lorong kumuh. Kamu akan melihat NPC berjalan sendiri, kejadian acak, kerusuhan kecil, bahkan operasi medis jalanan. Tak ada loading antar zona besar. Transisi antar distrik dilakukan lewat elevator, trem, atau jalan tikus, menciptakan dunia yang terus bergerak.

Namun kota ini juga berbahaya. Geng jalanan, drone otomatis, hingga mutasi bawah tanah mengintai di setiap belokan.


6. Faksi dan Politik Kacau

Keruntuhan korporasi utama membuka ruang kekuasaan. Faksi-faksi yang dulunya tersembunyi mulai muncul. Beberapa hanya pedagang senjata, lainnya militer swasta atau kelompok pembunuh bayaran. Kamu akan terlibat langsung dalam konflik mereka, entah sebagai pembawa pesan, pengawal, atau eksekutor.

Semua keputusanmu akan memengaruhi reputasimu, meskipun game ini tidak punya sistem moral hitam-putih. Dunia Veles terlalu rusak untuk tahu siapa benar dan salah.


7. Progression dan Loot

The Ascent penuh loot. Senjata, armor, implant, dan item crafting berserakan di tubuh musuh atau tersembunyi di peti rahasia. Sistem upgrade memungkinkanmu memperkuat senjata favorit atau mengubah peran karakter. Misalnya, kamu bisa mengubah SMG biasa menjadi pelontar listrik yang efektif melawan robot.

Loot memiliki tingkatan kualitas: common, rare, epic, dan legendary. Tapi bukan itu saja yang penting—beberapa item punya efek pasif langka yang sangat menentukan di pertempuran.


8. Mode Co-op: Semakin Seru Saat Tak Sendirian

The Ascent bisa dimainkan solo, tapi jauh lebih seru dalam mode co-op (hingga 4 pemain). Pertempuran menjadi lebih kacau dan memuaskan. Kamu bisa saling membagi peran, seperti sniper di belakang, tank di depan, dan support di tengah. Tentu saja, pembagian loot bisa jadi masalah jika tak diatur sejak awal.

Namun co-op juga punya kekurangan: bug, sistem progress yang kadang tidak sinkron, dan ketergantungan pada koneksi stabil.


9. Side Quest dan Dunia yang Meledak-ledak

Selain misi utama, ada puluhan side quest yang tersebar di seluruh Veles. Beberapa ringan seperti mengantar paket, lainnya penuh cerita tentang pengkhianatan, eksperimen ilegal, dan sejarah kelam kota. Sering kali side quest justru punya pertarungan paling brutal dan cerita paling menarik.

Setiap zona punya karakteristik berbeda: kawasan industri, distrik teknologi tinggi, reruntuhan tua, hingga bawah tanah yang dipenuhi limbah mutan.


10. Kekurangan yang Layak Dicatat

  • Cerita utama datar. Meskipun visual dan latarnya keren, jalan ceritanya kurang emosional atau menggigit.

  • Navigasi rumit. Peta sering tidak memberi arah jelas, dan minim petunjuk saat kamu butuh cepat ke lokasi tertentu.

  • Repetitif. Beberapa misi hanya “ke sana, bunuh musuh, kembali”, tanpa variasi nyata.

  • Bug dan glitch. Beberapa pemain mengalami masalah teknis, meski sebagian besar sudah diperbaiki lewat update.


11. Siapa yang Akan Menikmati Game Ini?

  • Pecinta genre cyberpunk dan dunia dystopia.

  • Penggemar twin-stick shooter atau ARPG dengan sistem loot.

  • Pemain yang suka membangun karakter dan eksperimen augmentasi.

  • Gamer yang mencari pengalaman co-op penuh aksi.


12. Siapa yang Mungkin Tak Cocok?

  • Pemain yang butuh cerita mendalam dan penuh twist.

  • Gamer yang tidak suka grinding atau repetisi loot.

  • Mereka yang mudah frustrasi dengan peta atau UI minim petunjuk.


13. Tips untuk Bertahan di Veles

  1. Jangan buang poin ke skill acak. Pilih satu gaya bermain dan fokus ke sana.

  2. Gunakan cover system secara aktif—kamu bukan Rambo.

  3. Upgrade senjata yang kamu suka, bukan yang paling kuat di angka.

  4. Kerjakan side quest—banyak hadiah dan XP tambahan yang berharga.

  5. Jangan solo terus. Ajak teman—bisa jadi kamu butuh mereka lebih cepat dari yang kamu pikirkan.


14. Hiburan Alternatif untuk Penggemar Strategi dan Ketegangan

Jika kamu menikmati adrenalin dan kalkulasi seperti dalam The Ascent, kamu bisa temukan sensasi berbeda di dunia togel toto.

Di sana, strategi dan insting berjalan beriringan. Sama seperti memilih senjata dan augmentasi yang pas, dalam togel toto kamu memilih angka dan peluang, menyeimbangkan risiko dan potensi hasil. Hiburan yang berbeda, tapi tetap menantang mental dan kecepatan berpikir.


15. Kesimpulan: Dalam Dunia Tanpa Struktur, Pilihan adalah Segalanya

The Ascent bukan sekadar game action. Ia adalah representasi tentang hidup di dunia tanpa sistem—di mana senjata, loyalitas, dan insting menentukan nasibmu. Meskipun cerita utamanya tidak terlalu kuat, pengalaman visual, gameplay tembak-menembak, dan kebebasan membangun karakter cukup untuk membuatmu tenggelam dalam kekacauan Veles selama berjam-jam.

Jika kamu ingin dunia yang kacau tapi cantik, penuh risiko tapi memuaskan, maka The Ascent adalah tantangan cyberpunk yang patut kamu hadapi.

Baca Juga : Tips Bermain Back 4 Blood  Senjata, Boss dan Item Terbaik

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %